(Tentang petualangan gadis penentang ibu tiri). Novel ini bercerita tentang seorang gadis yang berontak ketika ibunya mengizinkan ayahnya menikah lagi. Ia berpetualang hidup mandiri dan harus membiayai sekolah dan sewa kamar bersama seorang temannya yang ternyata penyandu narkoba.
(Tentang cinta dan pencarian jatidiri). Novel ini mengisahkan tentang refleksi, kilas balik, dan masadepan seorang gadis pemberontak yang tiba-tiba koma dan akhirnya menemukan cinta sehingga dia bisa kembali ke dunia.
Agama, Keyakinan, entah sejak kapan aku mulai melupakannya. Semua itu semu. Semua itu fana dan belum pasti. Surga, neraka, aku bahkan tak tahu apakah itu nyata atau tidak. Keyakinanku meulai goyah seiring dengan kesendirianku yang semakin lama.
Tentang Gadis yang bicara dengan buku hariannya. Novel ini menuturkan lompatan pikiran dan perasaan seorang gadis yang terinspirasi oleh buku catatan harian dari ayahnya. Setelah merasakan nikmatnya menulis catatan, ia berhasil mengekspresikan segala rahasia hatinya tapi tetap lugas, lucu, dan ada beberapa bagian yang mengharukan.
Seandainya saja dia cukup puas dengan gelar sarjana, mungkin dia tak akan kehilanganku. Ya, meski tepatnya aku yang kehilangan dia. Dia terlalu ingin menjadi taruan, bergelar Letda saat lulus dan menjadi tentara pada akhirnya. Aku anak PKI, dilarang mencintai taruna. Kami memang bercinta malam itu, mencintai pinggangnya sebanyak aku mencintai hal-hal yang cerdas dan jenius. Tapi seseorang berbiā¦
Kisah persahabatan muslim dan kong hu cu.
Novel ini mengisahkan seorang remaja yang selalu hati-hati dalam menjalani kehidupannya. Bagaimana ia menjalin hubungan dengan orang tuanya, terutama ayahnya yang banyak tahu agama.
Namaku Rein dan inilah fakta tentang aku. Umurku hampir sembilan belas tahun. Aku temperamental dan tidak lemah lembut, kreatif, dan pecinta musik. Kata orang, aku benar-benar berbeda dari yang seharusnya... karena aku adalah seorang cewek Solo asli yang seharusnya bertingkah seperti seorang Putri Solo.