Midah, pada awalnya berasal dari keluarga terpandang dan beragama.
Buku yang berjudul Hikayat Negeri Johor ini merupakan karya sastra Indonesia lama yang berbahasa Melayu.
Lewat tokok-tokoa dengan beragam karakter: nakal, kreatif, pintar, kutu buku, suka musik dan lugu, novel ini memperlihatkan lika-liku remaja mencari cinta dan sekaligus menyentil kamu-kamu dengan beragam aroma.
Monik kehilangan jiwa buat selamanya. Hatinya seakan bergema sepanjang masa. Martin, aku akan selalu mencintaimu betapapun dahsyatnya ombak kehidupan mencoba menghempaskan hatiku ke atas karang-karang godaan yang tajam.
Dewi adalah cinta sejati Arjuna. Meskipun Dewi telah meninggalkannya, namun Arjuna tetap masih mengharapkannya. Cinta sesaatnya dengan Gita membuahkan anak, tapi ia tak dapat mengingkari hatinya.Mungkin aku buta. Tapi jangan celikkan mataku. Biarkan aku buta karena aku ingin mencintaimu selamanya.""
Novel ini mengisahkan tentang penyarian dan penemuan jatidiri yang pelik dan dramatis
(Tentang keteladanan yang berpengaruh). Novel ini bercerita tentang seorang penulis pemboros yang berusaha membuat novel penggugah jiwa hanya untuk membayar utang. Perilaku buruknya itu berubah justru berkat pengaruh objek/subjek penelitiannya.""
(Tentang petualangan gadis penentang ibu tiri). Novel ini bercerita tentang seorang gadis yang berontak ketika ibunya mengizinkan ayahnya menikah lagi. Ia berpetualang hidup mandiri dan harus membiayai sekolah dan sewa kamar bersama seorang temannya yang ternyata penyandu narkoba.
(Tentang cinta dan pencarian jatidiri). Novel ini mengisahkan tentang refleksi, kilas balik, dan masadepan seorang gadis pemberontak yang tiba-tiba koma dan akhirnya menemukan cinta sehingga dia bisa kembali ke dunia.
Agama, Keyakinan, entah sejak kapan aku mulai melupakannya. Semua itu semu. Semua itu fana dan belum pasti. Surga, neraka, aku bahkan tak tahu apakah itu nyata atau tidak. Keyakinanku meulai goyah seiring dengan kesendirianku yang semakin lama.