Dan Perang pun Usai ini melukiskan kemelut dan misteri nasib manusia di sekitar tawanan perang pada hari-hari terakhir masa pendudukan jepang, dengan latar belakang sosial budaya berbagai tokoh.
Kumpulan puisi ini adalah protes kepada Orde Baru, gugatan kepada kebobrokan akhlak yang lebih luas dari sekedar kekuasaan politik.